Info Bandung Raya

SPPG Baru Berdiri di Kecamatan Ciparay

SPPG Baru Berdiri di Kecamatan Ciparay
Ketua Yayasan Qiana Alifya Sholehah, Deden Farhan melakukan gunting pita tanda dimulainya program MBG di wilayah Kecamatan Ciparay. (Foto: agus rachmat)

KAB.BANDUNG, BEBASberita.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru kembali berdiri di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Keberadaan dapur MBG milik Yayasan Qiana Alifya Sholehah tersebut berada di Kampung Jongor RT.002 RW.010 Desa Serangmekar.

Sabtu (9/5/2026), dapur MBG yang diberinama SPPG Serangmekar 02 itu menggelar launching dan tasyakuran sebagai tanda siap dimulainya program pemenuhan giji terhadap pelajar dan ibu hamil di wilayah tersebut.

Acara louncingnya dihadiri tokoh masyarakat serta sejumlah pejabat di Pemerintahan Kecamatan Ciparay, antara lain, Camat Anjar Lugiyana, Kapolsek AKP Sugiharto Rudi Hartono, Danramil 2408 Ciparay, Kapten Inf Deni Iman Firdaus, Kepala Desa Serangmekar Asep Taofik, dan lainnya.

"Alhamdulilah pada hari ini telah dilaksanakan launching SPPG Serangmekar 02 dan kami bahagia sekali karena program unggulan bapak presiden kita ini memang dirasakan oleh semua masyarakat," kata Ketua Yayasan Qiana Alifya Sholehah, Deden Farhan salam sambutannya.

Lebih lanjut Deden menjelaskan, pada pelaksanaannya nanti SPPG miliknya akan memenuhi kuota sebanyak 1400 orang yang meliputi pelajar dan ibu hamil dan menyusui. "Tapi untuk sementara ini kita akan mengikuti juknis pertama yaitu 1000 atau dibawah itu 900. Nanti seiring perjalanan kita akan penuhi menjadi 1400 yang meliputi anak sekolah dan ibu hamil juga menyusui," ujarnya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Serangmekar Asep Taofik menyambut baik hadirnya SPPG di wilayah kerjanya. "Tentunya kami sebagai Kepala Desa Serangmekar mengucapkan terima kasih karena apa yang menjadi harapan daripada bapak presiden kita kaitan dengan MBG bisa terlaksana di desa kami," ujarnya.

Deden pun berharap, keberadaan SPPG tersebut dapat mengatasi masalah stunting dan dapat meningkatkan gizi masyarakat di wilayahnya. "Dengan adanya SPPG ini, kami pemerintah desa merasa terbantu terutama dalam hal mengatasi masalah stunting yang ada di wilayah kami," tandasnya.

Editor : Igoen Josef