Raja Ampat Diguncang Gempa M 5,2
BANDUNG, BEBASberita.com - Wilayah Pantai Barat Laut Raja Ampat, Papua Barat diguncang gempa tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,2, pada Rabu (1/4/2026), pukul 19.14.01 WIB. BMKG memastikan guncangan gempa besar itu tidak menimbulkan tsunami.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Rahmat Triyono dalam keterangannya menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter update dengan M 5,2. Episenter gempa terletak pada koordinat 0,33° LS ; 129,76° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 119 Km arah Barat Laut Raja Ampat, Papua Barat pada kedalaman 10 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," jelas Triyono.
Menurut Triyono, gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pulau Gag, Raja Ampat dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), daerah Pulau Gebe, Halmahera Tengah dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Kab. Sorong II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun demikian, hingga saat ini belum diperoleh laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.
Lebih lanjut Triyono mengungkapkan, terkait gempa ini BMKG terus melakukan monitoring namun hingga pukul 19.38 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum tentu kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER