Rakyat Iran Turun ke Jalan Rayakan Gencatan Senjata
TEHERAN, BEBASberita.com - Ribuan rakyat Iran dari berbagai penjuru turun ke jalan. Mereka memadati jalan di kawasan Ibu Kota Iran, Teheran. Hal ini sebagai bentuk ekspresi atas gencatan senjata yang disepakati Pemerintah Amerika Serikat dan Iran.
Namun demikian, bagi rakyat Iran gencatan senjata yang diumumkan Presiden AS Donald Trump itu sebagai kemenangan atas perang yang selama ini terjadi.
Diketahui, pengumuman gencatan senjata tersebut disampaikan Presiden Donald Trump melalui akun media sosial resminya di Truth Social, sebelum kemudian dikonfirmasi dalam pernyataan resmi Gedung Putih, Rabu (8/4/2026).
Gencatan senjata tersebut bersifat sementara hanya berlangsung dua pekan.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menilai tujuan operasi militer terhadap Iran telah tercapai.
Ia menegaskan bahwa penghentian serangan bukan merupakan tanda kelemahan, melainkan bagian dari strategi untuk membuka ruang eskalasi sekaligus memberi kesempatan bagi jalur diplomasi bekerja lebih optimal.
“Saya sepakat untuk menangguhkan pengeboman dan serangan ke Iran selama dua pekan. Ini akan menjadi gencatan senjata dua sisi,” ujar Trump dalam pernyataan tertulisnya.
Langkah ini disebut tidak lepas dari peran mediasi Pakistan yang menjembatani komunikasi kedua negara.
Trump mengaku telah melakukan pembicaraan langsung dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif serta Panglima Angkatan Darat Asim Munir guna memastikan kesepahaman kedua pihak terkait penghentian sementara operasi militer.
Bagi sebagian warga Iran, penghentian sementara konflik ini menjadi harapan baru untuk kembali pada kehidupan normal setelah dihantui ancaman serangan.
Meski bersifat sementara, jeda dua pekan dianggap sebagai momentum penting untuk menilai kemungkinan tercapainya kesepakatan yang lebih permanen.
Namun demikian, sejumlah pengamat menilai gencatan senjata ini masih menyisakan tanda tanya besar.
Statusnya yang terbatas hanya dua minggu membuka peluang konflik kembali memanas apabila tidak diikuti dengan langkah konkret menuju perundingan damai yang berkelanjutan.
Selain itu, belum ada penjelasan rinci mengenai syarat maupun parameter yang disepakati kedua belah pihak selama masa penghentian serangan tersebut.(Sumber: dari berbagai sumber)
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER