Serat Daun Nanas Jadi Produk Kebanggaan Subang
SUBANG, BEBASberita.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy menghadiri sekaligus menutup kegiatan Pelatihan Pembuatan Kerajinan Serat Daun Nanas di PLUT Subang, Jumat (21/11/2025).
Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan usaha mikro melalui pendataan, kemitraan, kemudahan perizinan, penguatan kelembagaan, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Saat memberi sambutan, Ega mengatakan bahwa kerajinan berbahan dasar nanas sangat potensial menjadi identitas khas Subang, selain kerajinan ukir solder, serta berpeluang memperoleh hak paten sebagai produk asli Subang.
Ia juga menyebutkan bahwa pengolahan serat daun nanas tidak hanya dapat dijadikan tas, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk tenun hingga home decor seperti keranjang dan dekorasi dinding.
“Ini merupakan langkah baru yang baik bagi pemasaran produk lokal Subang. Secara bertahap kita kembangkan dari tas, kemudian ke produk-produk kerajinan lainnya dari serat daun nanas,” ujar Ega.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap peran perempuan dalam perkembangan UMKM. Menurutnya, perempuan merupakan sosok yang luar biasa, karena mampu mengurus keluarga sekaligus berkontribusi terhadap perekonomian.
Keberdayaan perempuan, lanjutnya, menjadi salah satu penggerak peningkatan ekonomi Kabupaten Subang.
Ega berharap kerajinan serat daun nanas dapat meningkatkan kreativitas masyarakat, khususnya anak muda dan para ibu. Ega pun optimistis Subang mampu bersaing melalui inovasi dan pemasaran, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Tidak sedikit produk Subang yang sudah masuk ke pasar nasional dan internasional. Dengan kreativitas dan inovasi, pemasaran akan semakin meningkat,” tuturnya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembelajaran membuat empat produk berbahan dasar serat daun nanas, yaitu tas motif kerang, tas motif melati, dompet motif kerang, dan tas telepon genggam.
Kegiatan penutupan pelatihan ini juga dihadiri oleh Kabag Perekonomian, narasumber, instruktur pelatihan, serta para pengrajin binaan DKUPP Kabupaten Subang
Editor : Redaksi
TERPOPULER