Kab.Subang

Sekda Subang Buka Capacity Building DWP, Tekankan Pentingnya 'Qolbun Salim' dalam Membangun Organisasi

Sekda Subang Buka Capacity Building DWP, Tekankan Pentingnya 'Qolbun Salim' dalam Membangun Organisasi
Sekda Kabupaten Subang H. Asep Nuroni saat membuka kegiatan Capacity Building Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang di Balai Dahana, Kompleks PT Dahana, Kecamatan Cibogo. (Foto: humas pemkab subang)

SUBANG, BEBASberita.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang H. Asep Nuroni didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang Hj. Siti Nuraeni Nuroni serta Penasehat DWP Kabupaten Subang Ega Anjani Reynaldy menghadiri sekaligus membuka kegiatan Capacity Building Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang yang digelar di Balai Dahana, Kompleks PT Dahana, Kecamatan Cibogo, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan diawali dengan penampilan paduan suara dari Ikatan Istri Camat (IIC) Kabupaten Subang yang turut memeriahkan suasana pembukaan.

Ketua pelaksana kegiatan, Viska Vransiska selaku Ketua DWP Kecamatan Patokbeusi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan capacity building dilaksanakan selama satu hari dengan mengusung tema “Indahnya Hidup dengan Qolbun Salim”.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 450 peserta yang terdiri dari Ketua dan Pengurus DWP Kabupaten Subang, Ketua dan Pengurus DWP OPD, serta Ketua dan Pengurus DWP Kecamatan se-Kabupaten Subang. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Andri Permata Surya selaku Sekretaris Serdik BNSC.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Subang, Hj. Siti Nuraeni Nuroni menegaskan bahwa, tema Qolbun Salim memiliki makna mendalam sebagai pengingat pentingnya menjaga hati yang bersih, penuh keikhlasan, rasa syukur, serta ketenangan dalam menjalani kehidupan.

Menurutnya, anggota Dharma Wanita Persatuan tidak hanya dituntut aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang membawa energi positif serta menjaga keharmonisan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini saya berharap seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang dapat semakin mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan memperkuat solidaritas dalam menjalankan program-program organisasi,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, serta PT Dahana yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, Penasihat DWP Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy menekankan, bahwa menjaga hati yang bersih menjadi hal penting di tengah kehidupan yang semakin dinamis dan penuh tantangan.

Menurutnya, perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan suasana keluarga yang harmonis melalui ketulusan, kelembutan, serta kemampuan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Ega Anjani berharap kegiatan capacity building tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas diri, tetapi juga memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Ega Anjani juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan almarhumah Ibu Dede Setianingsih Agung, Ketua DWP Dinas Perikanan Kabupaten Subang, yang wafat pada Senin, 18 Mei 2026.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan capacity building dengan baik.

Ia menilai tema “Indahnya Hidup dengan Qolbun Salim” sangat relevan dalam membangun pribadi yang kuat, keluarga yang harmonis, serta organisasi yang solid.

“Qolbun salim atau hati yang bersih menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang sehat dan kuat, termasuk dalam mendukung peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis pemerintah,” katanya.

Selanjutnya Asep Nuroni berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas diri para peserta, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun penguatan karakter, sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota DWP di Kabupaten Subang.

Ia juga menegaskan bahwa Dharma Wanita Persatuan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kesejahteraan keluarga.

Advertisement

Kegiatan organisasi ASN kadang terlihat formal dan penuh seragam warna senada yang entah bagaimana selalu berhasil menghindari warna sederhana. Tapi di tengah semua itu, ada hal penting yang sebenarnya sedang dibangun: ruang kebersamaan, dukungan emosional, dan penguatan peran perempuan dalam keluarga maupun masyarakat.

Editor : Redaksi