Info Sukabumi Raya

Bangunan Posyandu plus PAUD di Sukabumi Ludes Terbakar

Bangunan Posyandu plus PAUD di Sukabumi Ludes Terbakar
Petugas pemadam kebakarab dan warga diantara puing sisa bangunan yang terbakar. (Foto: ist)

KAB.SUKABUMI, BEBASberita.com - Sebuah bangunan yang dijadikan sebagai Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan ruang belajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kampung Paris RW 07, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar, Sabtu (25/4/2026), malam.

Salah seorang warga, bernama Asep (23), mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ada yang teriak, saya lagi di dalam lagi nyiapin barang, ada orang teriak katanya ada api ada api. Itu TK - PAUD, sekolah anak kecil. Api dari atas ke bawah,” ujar Asep.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun sejauh yang terlihat tampak sisa material berupa kayu dan bambu hangus menghitam, sementara beberapa bagian masih mengeluarkan asap tipis.

Kebakaran ini berhasil dipadamkan satu unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi.

"Setelah kami menerima laporan, langsung meluncurkan satu unit, dan api sudah bisa dipadamkan,” ujar Komandan Pos (Danpos) Posko 5 Cibadak, Iyep Yosepa di lokasi.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan akan melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Untuk sumber kebakaran masih belum diketahui, nanti akan disampaikan kemudian,” tambahnya.

Kepala Desa Pamuruyan, Ujang Sarip Hidayat, mengungkapkan bahwa dirinya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait.

"Itu bangunan Posyandu sekaligus PAUD di RW 07. Materialnya sebagian besar kayu dan bambu, jadi api cepat membesar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain bangunan sejumlah barang di dalamnya juga ikut terbakar termasuk perlengkapan belajar serta dokumen posyandu dan PAUD.

“Di dalam banyak barang dari plastik dan kayu, termasuk dokumen juga ikut terbakar,” kata Ujang.

Sebagai langkah sementara, kegiatan posyandu dan PAUD akan dipindahkan ke bangunan Madrasyah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Warga diimbau tetap waspada dan berhati-hati guna mencegah kejadian serupa terulang.

Editor : Igoen Josef