Kab.Subang

Dinilai Membahayakan, Polisi Tertibkan Warga Penyapu Uang di Jembatan Sewoharjo

Dinilai Membahayakan, Polisi Tertibkan Warga Penyapu Uang di Jembatan Sewoharjo
Aparat kepolisian dari Polsek Pusakanagara bersama Den Printis Korps Sabhara Baharkam Polr saat melakukan penertiban terhadap para penyapu uang di Jembatan Sewoharjo. (Foto: ist)

SUBANG, BEBASberita.com - Penomena warga penyapu uang di Jembatan Sewoharjo, Kabupaten Subang - Indramayu kian menjadi dijelang Idul Fitri ini. Aksi mereka tidak hanya dinilai berbahaya tapi juga mengganggu lalulintas.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, aparat kepolisian dari Polsek Pusakanagara bersama Den Printis Korps Sabhara Baharkam Polri terpaksa turun tangan menertibkan kegiatan yang konon sudah menjadi tradisi itu.

Seperti terpantau, sejumlah aparat kepolisian langsung menghampiri mereka dan memintanya untuk berhenti dari kegiatan menyapu uang.

Tidak hanya itu, aparat juga tak segan menyata sapu yang terbuat dari batang ilalang kering dan biasa mereka gunakan.

Kaplosek Pusakanagara Kompol Dr. R Jusdijachlan didampingi Ipda Taryana Danton Printis Korps Sabhara Baharkam Polri, menghimbau kepada para penyapu koin untuk menghentikan kegiatannya selama arus mudik dan balik lebaran ini.

"Kami jajaran Polsek Pusakanagara dibantu Den Printis Korps Sabhara Baharkam Polri akan terus menertibkan masyarakat penyapu koin di jembatan Sewoharjo," ucap Kapolsek.

Sementara itu Danton Perintis Korps Sabhara Baharkam Polri Ipda Taryana mengungkapkan, aktivitas penyapu uang tersebut sudah menjadi fenomena yang sudah dilakukan warga sejak puluhan tahun silam.

Dengan sapu khasnya, mereka sering memenuhi bahu jalan sekitar jembatan untuk menyambut para pengguna jalan dan berharap ada diantara pengguna kendaraan yang melemparkan uang.

"Ini memang tradisi yang sudah lama dilakukan warga. Tapi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, adakalanya kami harus melakukan tindakan preventif," ujarnya.

Sekedar informasi, memasuki H -5 lebaran 1447 arus lalulintas di jalur Pantura terpantau ramai lancar, mayoritas kendaraan didominasi roda dua berpelat B dari Jakarta menuju Cirebon.

Editor : Igoen Josef