Jabar

SPBE Cimuning Bekasi Meledak, 12 Orang Luka Bakar Serius

SPBE Cimuning Bekasi Meledak, 12 Orang Luka Bakar Serius
Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. 12 orang mengalami luka bakar cukup serius. (Foto: ist)

BEKASI, BEBASberita.com - Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Akibat kebakaran ini belasan orang mengalami luka bakar serius.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, titik api berasal dari gudang LPG yang berada di samping perumahan Bekasi Timur Regensi 7. Sumber juga menyebut sempat terjadi ledakan sebelum api membakar hebat SPBE milik PT Indogas Andalan Kita itu.

Proses pemadaman melibatkan puluhan mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi dan relawan juga turut menyiagakan lebih dari 20 ambulan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, ada 12 orang yang mengalami luka bakar serius. Saat ini seluruh korban sudah mendapat penanganan medis terbaik di sejumlah rumah sakit. Dia pun memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Tidak ada korban jiwa, dan jumlahnya masih dilakukan pendataan. Tapi untuk sementara ini data di kami ada 12 orang. Umumnya korban mengalami luka bakar cukup serius, ada sampai 60-70 persen, tapi sampai sekarang masih mendapatkan perawatan terbaik di RS yang ada," ujar Kusumo.

Terkait penyebab kebakaran, Kusumo menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, namun dugaan sementara pemicunya karena ada kebocoran di tangki pengisian.

"Proses penyelidikan masih dilakukan. Tapi dugaan sementara akibat adanya kebocoran pada tangki pengisian," jelasnya.

Sekedar informasi, kebakaran tersebut tidak hanya melukai belasan orang namun sejumlah rumah warga di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan dan turut terbakar. Kuat dugaan kerusakan akibat dari ledakan tabung gas.

Kebakaran ini juga mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tak bisa dilalui. Selain itu, listrik juga mati membuat kawasan tersebut gelap gulita.

Kobaran api berhasil dipadamkan setelah penanganan selama kurang lebih lima jam, Kamis (2/4/2026) dini hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Heryanto, mengatakan pihaknya menerima laporan Rabu malam pukul 20.00 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi.

“Sekitar pukul 1.00 WIB, api sudah berhasil dipadamkan dan saat ini kami masih melakukan proses pendinginan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pendinginan masih difokuskan pada satu titik yang menjadi sumber api awal. Petugas berupaya memastikan tidak ada sisa gas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

“Masih ada satu titik yang terus kami dinginkan. Kami pastikan benar-benar aman sebelum dinyatakan selesai,” katanya.

Editor : Igoen Josef