Kab.Subang

Memasuki H -3 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Pantura Alami Kenaikan Signifikan

Memasuki H -3 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Pantura Alami Kenaikan Signifikan
Gambar menunjukan sejumlah penyapu uang di kawasan Jembatan Sewoharjo. (Foto: dok)

SUBANG, BEBASberita.com - Memasuki H -3 Idul Fitri 1447 H, Rabu (18/3/2026), volume lalu lintas mudik Lebaran disejumlah ruas jalan di Kabupaten Subang mengalami peningkatan. Bukan hanya di ruas Tol Cikopo - Palimanan (Cipali), di jalur Nasional Pantura Subang pun jumlah kendaraan terus meningkat. Kondisi ini terjadi sejak H -5 kemarin.

Berdasarkan pantauan di lapangan ribuan kendaraan yang mendominasi jalur Pantura ini yakni kendaraan roda dua terus mengalir dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Dibeberapa titik laju kendaraan mereka melambat akibat adanya aktifitas pasar dan persimpangan, seperti di kawasan Cikalong dan Ciasem. Namun titik yang dianggap parah yaitu di kawasan Jembatan Sewoharjo--dimana disini kepadatan kendaraan lebih disebabkan oleh adanya kegiatan warga penyapu uang.

Aparat kepolisian juga sudah sering memberikan himbauan bahkan preventif, namun mereka tetap membandel dan menganggap apa yang dilakukannya adalah sebuah tradisi yang sudah ada sejak puluhan tahun.

Salah seorang pemudik bernama Rizky (29) juga mengaku risi dengan adanya para penyapu uang ini. Dia menyebut bukan nilai uang yang jadi hitungan tapi bahaya terhadap dirinya juga pengendara yang melintas.

"Saya berangkat tadi pagi dari Bekasi. Tujuan saya ke Banyumas. Di jalur Pantura ini banyak sekali hambatannya. Tapi yang paling parah ya di jembatan ini (Sewoharjo). Ini banyak banget yang nyapu-nyapu uangnya. Saya berharap, aparat melakukan tindakan lah. Ini kan membahayakan," ujar Rizky.

Sekedar informasi, one way di Tol Cipali nampaknya tak mempu mengurai kepadatan. Akibatnya, banyak kendaraan yang terpaksa mengalihkan lajunya ke jalur biasa, seperti Purwakarta - Subang via Kalijati.

Editor : Igoen Josef