Kab.Subang

Dua Pejabat Subang Jalani Pemeriksaan Konfrontasi

Dua Pejabat Subang Jalani Pemeriksaan Konfrontasi
Heri Sopandi (kaos hitam) dan Maxi (bermasker) saat memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan konfrontasi di Polres Subang. (Foto: istimewa)

SUBANG, BEBASberita.com - Polres Subang kembali melakukan pemeriksaan terkait kasus pencemaran nama baik dan fitnah yang melibatkan eks pejabat dan satu pejabat aktif di Pemkab Kabupaten Subang. Dia adalah mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Subang, dr.Maxi dan Heri Sopandi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) dan sekaligus pelapor dalam kasus ini.

Jumat (28/11/2025), keduanya dipertemukan dan menjalani pemeriksaan konfrontasi selama hampir lima jam di ruang penyidik Polres Subang. Sekeluar dari ruang pemeriksaan, Maxi mengatakan kedatangannya ke Polres Subang atas undangan penyidik. "Saya datang kesini (Polres Subang) atas undangan penyidik. Kurang lebih ada 10 pertanyaan yang diajukan ke saya," kata Maxi kepada awak media.

Terkait materi pemeriksaan, ia menegaskan hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik. “Kalau materi dari pemeriksaan saya kira itu haknya penyidik,” terangnya.

Sementara itu, Kadisdik Subang, Heri Sopandi, yang juga menjalani pemeriksaan bersamaan, membenarkan bahwa proses hari ini merupakan upaya konfrontasi dari pertanyaan yang sebelumnya telah diajukan penyidik.

“Kita hari ini tadi pemeriksaan konfrontir. Apa yang telah dipertanyakan sebelumnya barusan dikonfrontir dengan Pak Maxi,” jelas Heri.

Meski demikian, ia menegaskan, belum ada kesimpulan yang disampaikan penyidik. “Kalau mengenai hasil belum ada hasil,” katanya.

Ia menambahkan, pemeriksaan melibatkan empat orang dengan pertanyaan yang sama.

“Pertanyaannya kita berempat sama,” tuturnya.

Hingga pemeriksaan selesai, pihak Polres Subang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus maupun tindak lanjut dari agenda konfrontasi tersebut.

Untuk diketahui, kasus ini merupakan buntut dari pernyataan Maxi yang menyebut ada setoran ke Bupati Subang. Setoran diberikan ke Heri Sopandi, kala menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Tidak terima dengan pernyataan Maxi, Heris Sopandi lantas melaporkannya ke polisi.

Editor : Redaksi