Jinakan Api yang Membakar Truk Gas, Damkar Kab.Sukabumi Gunakan Busa Detergen
KAB.SUKABUMI, BEBASberita.com - Api yang membakar hebat truk pengangkut gas LPG 3 kilogram di Jalan Raya Citarik, Kampung Cibarengkok, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berhasil dipadamkan. Proses pemadaman dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dengan menggunakan air campuran detergen.
Komandan Pos (Danpos) Damkar Wilayah I Palabuhanratu, Aceng Ismail mengaku sempat kesulitan saat upaya pemadaman hanya menggunakan air biasa. Dia bersama timnya kemudian mencoba penggunaan detergen, dan akhirnya api bisa dipadamkan.
"Gas itu susah dipadamkan. Kalau di ruang tertutup mungkin bisa pakai kain, tapi ini di ruang terbuka. Akhirnya kami mencari solusi menggunakan detergen," ujarnya.
Dijelaskan, untuk menciptakan busa pada air pemadam yaitu menggunakan detergen yang dimasukan ke dalam tangki berisi air lalu di kocok hingga busanya keluar. Selanjutnya busa detergen tersebut disemprotkan dan hasilnya perlahan api dapat dipadamkan. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam.
"Detergen dimasukkan ke tangki mobil pemadam, dikocok dulu baru disemprotkan. Alhamdulillah, dengan cara itu api bisa dipadamkan," tambahnya.
Kebakaran yang menimpa mobil pengangkut gas ini terjadi pada Kamis (26/3/2026) sore sekitar pukul 17.12 WIB. Kebakaran terjadi secara tiba-tiba disaat lalu lintas sedang ramai. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut warga sekitar sempat dibuat panik. Terlebih, saat kebakaran terjadi listri tiba-tiba padam. Selama proses pemadaman arus lalu lintas juga tersendat.
Di tempat terpisah, Kanit Regident Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Hari Fajar Iswahyudi, menyatakan bahwa proses evakuasi melibatkan puluhan personel gabungan untuk memastikan api benar-benar padam dan kendaraan dapat dipinggirkan.
"Personel kepolisian ada 30 orang, dari Satlantas, Sabhara, kemudian satu unit water canon dikerahkan untuk membantu pemadaman Damkar. Untuk evakuasi sudah berhasil dilaksanakan, mobil sudah padam dan sudah kepinggir," kata Ipda Hari Fajar.
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER