Kab.Subang

Bupati Subang Ajak Masyarakat Melapor Jika ada Pungli di Proses Pembuatan KTP

Bupati Subang Ajak Masyarakat Melapor Jika ada Pungli di Proses Pembuatan KTP
Momen saat Bupati Subang Reynaldi Putra Andita memberikan santunan berupa sembako ke anak yatim di acara Safari Ramadhan Pemkab Subang hari kedua. (Foto: ist)

SUBANG, BEBASberita.com - Bupati Subang Reynaldi Putra Andita dengan tegas mengatakan dirinya siap menindak pelaku pungli terhadap pengurusan KTP atau administrasi lainnya. Masyarakat pun diminta tidak segan untuk melaporkan masalah tersebut.

“Ingat! Bisi aya keneh nu menta artos 50, 100, 200 laporkeun ka abdi. Semua pelayanan itu gratis,” kata Reynaldi dalam sambutannya diacara Safari Ramadan Pemkab Subang Hari Kedua di Masjid Jamie Al-Muttaqien, Desa Mulyasari, Kecamatan Binong, Selasa (3/3/2026).

Menurut Bupati, proses pembuatan KTP atau administrasi lainnya saat ini sudah bisa dilakukan di kecamatan, nama programnya Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang telah diluncurkan pada Desember 2025 lalu di Kecamatan Binong, sebuah pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan tanpa biaya bagi masyarakat.

“Jadi sekarang kalau mau bikin KTP tidak perlu ke Disdukcapil di Subang, cukup di kecamatan saja. Saya sudah kembalikan ke kecamatan masing - masing,” ujarnya.

Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Subang ini selain menjadi momen memperkuat ukhuwah dan rasa syukur atas datangnya bulan suci, juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

Rey kembali menegaskan, bahwa dalam setiap prosesnya tidak ada biaya alias gratis namun jika kemudian diketahui ada pungutan biaya maka masyarakat bisa melapor melalui ruang pengaduan yang telah disediakan, baik melalui media sosial maupun nomor telepon yang telah disediakan.

Komitmen tersebut menurut Rey bukan sekadar janji. Ia menyebutkan bahwa sejumlah laporan masyarakat terkait pungutan liar telah ditindak secara tegas oleh pemerintah daerah. “Kemarin beberapa terbukti dan langsung saya tindak,” ungkapnya.

Di tahun pertama masa kepemimpinannya, Rey juga menyoroti sejumlah program pro-rakyat yang telah direalisasikan, salah satunya pembagian 95.000 seragam sekolah gratis bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP di Kabupaten Subang.

Program tersebut diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar para pelajar.

Dikesempatan tersebut Rey juga berkesempatan menyerahkan 50 paket sembako kepada para marbot masjid dan anak yatim piatu dari PT BPR Subang Gemi Nastiti. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, BUMD, dan masyarakat.

Di penghujung sambutannya, Rey memohon doa dari seluruh masyarakat agar dirinya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Subang senantiasa diberi kekuatan untuk terus mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi I DPR RI, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Anggota DPRD Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, para Asisten Daerah, Kepala OPD, Camat, para Kepala Desa se-Kecamatan Binong, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, serta tamu undangan lainnya.

Safari Ramadan ini menjadi bukti bahwa bulan suci bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang berbagi, kepedulian, dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Editor : Redaksi