Kab.Subang

Banjir Pantura Subang, Kedatangan Bupati Disambut Antusias Warga Pengungsi

Banjir Pantura Subang, Kedatangan Bupati Disambut Antusias Warga Pengungsi
Kedatangan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita disambut antusias warga pengungsi. (Foto: istimewa)

SUBANG, BEBASberita.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang memaksa warganya untuk mengungsi. Salah satu lokasi yang dianggap aman yaitu, kolong jembatan layang Pamanukan.

Senin (26/1/2026) Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung lokasi pengungsian di kolong jembatan layang Pamanukan.

Kedatangan Rey didampingi Kapolres, Dandim 0605, Kepala BPBD Kabupaten Subang, Kepala Dinas Sosial, serta Camat Pamanukan disambut antusias warga pengungsi.

Bupati juga berdialog dengan pengungsi sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan pokok berupa sembako dan mie instan. Sejumlah pengungsi juga menyampaikan keluhan dan kebutuhan mereka akibat banjir yang merendam rumah mereka.

“Pas banjir datang, kami terpaksa ngungsi karena air udah masuk ke rumah dan tidak memungkinkan untuk di rumah. Alhamdulillah bantuan dari pemerintah sangat membantu, terutama makanan dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Siti Aminah (45), warga pengungsi.

Ia juga mengaku lega dengan kehadiran langsung Bupati Subang dan jajaran TNI-Polri di lokasi pengungsian.

“Kami merasa diperhatikan karena Pak Bupati datang langsung, mendengar keluhan kami, dan memastikan kesehatan serta kebutuhan pengungsi terpenuhi. Mudah-mudahan banjir cepat surut dan kami bisa kembali ke rumah,” katanya.

Selain logistik, lanjut Reynaldy, Pemkab Subang juga memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.

“Kebutuhan kesehatan kita sediakan dokter 24 jam nonstop, termasuk peralatan dan kebutuhan sehari-hari warga pengungsi sudah kita siapkan,” jelasanya.

Berdasarkan data sementara, Reynaldy mengatakan, banjir berdampak cukup luas di wilayah Subang.

“Kalau total se Kabupaten Subang hari ini ada sekitar 3.500 rumah terdampak yang tersebar di enam kecamatan,” kata Reynaldy.

Ia merinci, kecamatan terdampak meliputi Blanakan, Ciasem, Pamanukan, Pusakanagara, dan Legonkulon, serta beberapa wilayah lainnya yang masih dalam pendataan.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem, Bupati Subang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu penanganan bencana.

Editor : Redaksi