Info Bandung Raya

Meski Minim Anggaran, Baleendah Siap Laksanakan Hasil Musrenbang, DPRD Bandung Siap Suport

Meski Minim Anggaran, Baleendah Siap Laksanakan Hasil Musrenbang, DPRD Bandung Siap Suport
Musrenbang tingkat Kecamatan Baleendah, RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2027 selesai disusun. (Foto: ist)

KAB.BANDUNG, BEBASberita.com - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Baleendah, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung Tahun 2027, telah selesai dilaksanakan.

Camat Baleendah, Eef Syarif Hidayatullah berharap, minimnya anggaran tidak menyurutkan terlaksananya sejumlah program yang sudah tersusun. Dia juga meminta, kepada para stake holder dan unsur yang berkepentingan dapat membantu dan mendukung terlaksananya hasil Musrenbang ini.

"Musrenbang ini sudah final. Dan saya berharap, semua stake holder serta unsur yang berkepentingan dapat membantu dan mendukung terlaksananya Musrenbang ini," ujar Eef Syarif saat memberikan sambutan di acara Musrenbang tingkat Kecamatan Baleendah, RKPD 2027 yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Baleendah, Jumat (13/2/2026).

Musrenbang tingkat Kecamatan Baleendah tersebut, juga turut dihadiri oleh tiga anggota DPRD Bandung yaitu, H Tarya Witarsa (Fraksi PKB), H Firman B Sumantri (Fraksi Golkar), dan H Uus Haerudin Firdaus (Fraksi PKS)--dan seperti diketahui, ketiganya merupakan wakil rakyat yang diberangkatan dari Dapil VI Kabupaten Bandung yang meliputi, Kecamatan Baleedah, Ciparay, Pacet dan Kertasari.

Kehadiran tiga anggota DPRD di momen strategis tersebut sebagaimana jelaskan H Firman B Sumantri, adalah bagian dari tugas pengawasan. Selain itu ketiganya pun merupakan unsur pimpinan di badan anggaran DPRD Kabupaten Bandung.

"Ini yang keempat kalinya kami hadir di acara Musrenbang. Sebelumnya kami juga pernah mengikuti Musrenbang di Kecamatan Ciparay, Pacet dan Kertasari," ujar H Firman dihadapan peserta Musrenbang.

Musrenbang tingkat Kecamatan Baleendah ini membahas berbagai tantangan yang dihadapi termasuk penyesuaian anggaran ditengah efisensi belanja daerah pada RKPD Kabupaten Bandung Tahun 2027.

H Firman dan dua anggota DPRD lainnya menyampaikan komitmennya untuk mendorong badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bandung terhadap kebutuhan di Kecamatan Baleendah.

Menurut H Firman, Kecamatan Baleendah merupakan wilayah padat penduduk dengan cakupan 5 Kelurahan dan 3 Desa dan berpenduduk sekitar 281 ribu jiwa. Dengan kondisi tersebut anggaran yang tersedia dinilai belum proposional dibandingkan dengan beban kebutuhan pelayanan publik dan pembangunan wilayah.

"Wilayah Baleendah ini padat dan luas tentu menjadi perhatian kami di DPRD agar anggarannya bisa lebih layak dan mencukupi kebutuhan masyarakat pada RKPD tahun 2027," katanya.

Selain persoalan anggaran ia juga menyoroti tantangan lain seperti pembangunan infrastuktur untuk penanganan banjir, percepatan penurunan angka stunting dan persoalan sosial kemasyarakatan, termasuk layanan BPJS PBI yang disebut akan mengalami penyesuaian dari pemerintah pusat.

Menyinggung soal harga - harga dijelang Bulan Suci Ramadhan H Firman juga meminta dinas Dinas Pangan Dan Dinas Perdagangan agar proaktif menggelar pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok. "Kepala dinas terkait juga harus turun langsung untuk menekan lonjakan harga di pasar. Harga kebutuhan pokok harus tetap terjangkau oleh masyarakat," ucapnya.

Musrenbang Kecamatan Baleendah ini diikuti oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Forkopimcam, para kepala UPT, serta kepala desa dan lurah se Kecamatan Baleendah.

Editor : Igoen Josef