Polres Subang Cokok Delapan Warga Wanakerta
Buntut Meninggalnya Terduga Curanmor
SUBANG, BEBASberita.com - Satreskrim Polres Subang mengamankan delapan orang warga yang diduga terlibat dalam penganiyaan yang berujung pada tewasnya satu terduga pencuri sepeda motor di wilayah Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, pada Jumat (06/02/2026), pagi.
Kasat Reskrim Polres Subang AKP Bagus Panuntun mengatakan, kedelapan orang yang diamankan tersebut diduga kuat aktif dalam pengeroyokan terhadap dua orang terduga pencuri motor (Curanmor) yang terjadi saat itu. Mereka dicokok usai peristiwa pengeroyokan terjadi atau kurang dari 24 jam.
Dari hasil pemeriksaan awal terungkap, para terduga memiliki peran aktif dan beragam dalam aksi kekerasan tersebut. Mereka tidak hanya melakukan pemukulan dengan tangan kosong, tetapi juga menendang korban, memukul menggunakan balok kayu, hingga melakukan tindakan kekerasan ekstrem dengan meremas alat kelamin korban.
"Para terduga pelaku pengeroyokan ini kita amankan di rumahnya masing - masing di wilayah Desa Wanakerta. Kami bekerjasama dengan Polsek Purwadadi menyisir keberadaan mereka dari pukul 01.00 WIB sampai 04.30 WIB," kata Bagus kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026).
Bagus memastikan bahwa seluruh pelaku yang terlibat telah berhasil diamankan dan tidak ada lagi pengejaran lanjutan terkait kasus pengeroyokan tersebut. Dia pun mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terpancing emosi dan melakukan tindakan main hakim sendiri, apalagi hingga menghilangkan nyawa seseorang.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum ini kepada kepolisian. Tindakan main hakim sendiri justru menimbulkan korban jiwa dan konsekuensi hukumnya sangat berat,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus pengeroyokan tersebut bermula saat salah seorang warga, melihat dua orang mencurigakan di sekitar area pesawahan, pada Jumat (06/02/2026), pagi atau sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah diperhatikan ternyata para pelaku ini diduga hendak mencuri kendaraannya.
Melihat hal itu, warga tersebut kemudian berteriak maling yang membuat keduanya panik lalu melarikan diri dengan motornya. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung melakukan pengejaran dan pengepungan.
Karena terdesak, laju motor yang ditumpanginya terjatuh. Pelarian dilanjutkan dengan langkah seribu, namun hal itu tak membuatnya selamat. Warga berhasil menangkapnya disebuah tanah kosong. Kedua pemuda ini pun akhirnya dianiaya.
Akibat penganiayaan warga tersebut, satu terduga meninggal dunia saat perjalanan menuju Rumah Sakit Ciereng, Subang. Sementara satu orang lainnya hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. Korban tewas berinisial OB (25), warga Desa Purwadadi. Sementara satu pelaku lainnya, warga Kuningan.
Editor : Redaksi
TERPOPULER