Petani di Sukabumi Tewas Dengan Tangan - Kaki Terikat, Polisi Ringkus Tujuh Tersangka
KAB.SUKABUMI, BEBASberita.com - Kasus kematian petani di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi akhirnya terungkap. Dikasus ini, polisi berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku.
Diketahui korban bernama Lani (64). Ia ditemukan tewas disebuah pematang sawah di Kampung Ciranjang, Desa Cikarang Geusan, Kecamatan Jampang Kulon, pada Kamis (12/2/2026), siang.
Saat ditemukan kondisi korban sangat memprihatinkan. Ia tergeletak dengan tangan dan kaki terikat serta wajah ditutupi. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh anak korban sendiri bernama Habul Hamid.
Mewakili Kapolres Sukabumi, Kasat Reskrim AKP Hartono mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku terjadi tak lama setelah polisi menerima laporan yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Ketujuh orang terduga masing - masing berinisial DS, UK, MS, RS, SH, DP, dan JJ.
Kasat Reskrim AKP Hartono memastikan proses hukum dalam kasus ini akan berjalan sesuai prosedur. "Kami meminta warga untuk memercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Tidak melakukan tindakan melanggar hukum apalagi main hakim sendiri," ujar Hartono, Sabtu (14/2/2026).
Saat ini, ketujuh tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sukabumi. Dari hasil pemeriksaan awal terungkap, peristiwa bermula dari cekcok antara Lani dengan Sani di area persawahan sekitar pukul 06.00 WIB.
Bahkan katanya, Lani disebut - sebut yang pertama melakukan penganiayaan terhadap Sani menggunakan cangkul. Keluarga dan warga yang mengetahui kejadian itu langsung turun tangan membela Sani. Alhasil Lani dianiaya secara bersama - sama hingga meregang nyawa.
Dikasus ini, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yaitu satu buah cangkul, pakaian korban, dan batang kayu singkong yang diduga digunakan para pelaku untuk memukul korban.
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER