KDM Siap Pasang Badan Bela Delapan Pengeroyok Terduga Curanmor yang Nahas
SUBANG, BEBASberita.com - Kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang terduga pencurian kendaraan motor (curanmor) di Kabupaten Subang meninggal dunia, menyita perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Minggu (8/2/2026), siang, pria yang akrab disapa KDM ini datang ke desa dimana persitiwa terjadi, yakni Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi dan kemudian menemui delapan warga yang saat ini tengah menghadapi proses hukum di Mapolres Subang, karena diduga aktif dalam pengeroyokan tersebut untuk memberikan dukungan moral.
Dihadapan mereka KDM berjanji akan mengupayakan langkah Restorative Justice (RJ) agar kasus ini tidak berakhir di jeruji besi.
“Kita harus melihat konstruksi masalahnya secara utuh. Ada warga yang mempertahankan haknya (motor), namun karena emosi sesaat, mereka terjebak dalam tindakan melanggar hukum. Kami siapkan tim pengacara untuk mendampingi mereka,” ujar KDM.
KDM pun berencana mempertemukan ke 8 warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan keluarga terduga curanmor, korban penganiayaan baik dia yang meninggal maupun yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
KDM berharap pihak keluarga terduga curanmor korban pengeroyokan yang warga Kuningan dapat membuka pintu maaf, mengingat kejadian ini dipicu oleh aksi kriminal yang dilakukannya di Subang.
“Tujuan kita adalah keadilan yang memanusiakan. Kita upayakan agar masalah ini selesai tanpa harus menambah duka panjang bagi kedua belah pihak,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus pengeroyokan tersebut bermula saat salah seorang warga, melihat dua orang mencurigakan di sekitar area pesawahan, pada Jumat (06/02/2026), pagi atau sekitar pukul 08.30 WIB.
Melihat kedua orang asing tersebut hendak mencuri motornya, warga tersebut kemudian berteriak maling yang membuat keduanya panik lalu melarikan diri dengan motornya. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung melakukan pengejaran dan pengepungan.
Karena terdesak, laju motor yang ditumpanginya terjatuh dan kemudian berlari. Namun sayang hal itu tak membuatnya selamat. Warga berhasil menangkapnya disebuah tanah kosong. Kedua pemuda ini pun akhirnya dianiaya.
Akibat penganiayaan warga tersebut, satu terduga meninggal dunia saat perjalanan menuju Rumah Sakit Ciereng, Subang. Sementara satu orang lainnya hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama. Korban tewas berinisial OB (25), warga Desa Purwadadi. Sementara satu pelaku lainnya, warga Kuningan.
Editor : Redaksi
TERPOPULER