Polres Simalungun Tutup Tambang Pasir Ilegal di Sungai Bah Bolon
SIMALUNGUN, BEBASberita.com - Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Herison Manulang mengatakan, bahwa tambang pasir di pinggir Sungai Bah Bolon, Simponi, Desa Perdagangan I, Kecamatan Bandar harus ditutup.
Pernyataan tegas AKP Herison tersebut disampaikan usai pihaknya mendatangi tambang pasir yang konon ilegal butut dari laporan masyarakat. "Kami menanggapi setiap laporan masyarakat dengan serius. Tambang ilegal ini harus dihentikan karena merugikan negara dan merusak ekosistem sungai," tegas Herison, Jumat (9/1/2026).
Ditempat yang sama, Kanit II Pidsus Sat Reskrim Polres Simalungun, IPDA Gagas Dewanta Aji menegaskan, bahwa hasil penyelidikannya dilapangan ditemukan bekas galian pasir yang cukup signifikan.
"Kondisi tanah menunjukkan aktivitas penambangan telah berlangsung dalam waktu yang tidak sebentar," ungkap Gagas.
"Namun ketika kami sampai di lokasi tidak ada aktivitas penambangan. Excavator dan alat berat lainnya juga tidak ditemukan di lokasi. Yang ada hanya lubang-lubang bekas galian," jelasnya.
Tim penyidik kemudian melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar untuk menggali informasi lebih dalam. Dari wawancara dengan warga setempat, terungkap fakta penting tentang operasi tambang ilegal tersebut.
"Warga memberikan keterangan bahwa kegiatan galian pasir itu sudah berhenti sekitar satu minggu yang lalu. Kemungkinan besar pelaku mendapat informasi akan ada penyelidikan, sehingga menghentikan sementara operasinya," ujarnya.
Herison menambahkan, tidak adanya aktifitas penambangan di lokasi hanya modus. Mereka biasanya berhenti sementara saat mencium gelagat akan ada penyelidikan, lalu kembali beroperasi setelah situasi tenang. "Tapi kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi," ucap Herison.
Untuk mengantisipasi pelaku kembali beroperasi, Polres Simalungun telah menyusun rencana tindak lanjut (RTL) yang komprehensif. Langkah pertama adalah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah setempat, baik di tingkat kecamatan maupun desa.
"Kami akan berkoordinasi erat dengan Pemda setempat untuk memantau lokasi ini secara ketat. Kerjasama semua pihak sangat penting untuk menutup celah beroperasinya tambang ilegal," jelasnya.
Langkah kedua yang akan dilakukan adalah peningkatan patroli dan pengawasan di lokasi rawan tambang ilegal.
"Tim kami akan rajin melakukan patroli ke lokasi tersebut. Jika kedapatan pelaku kembali beroperasi, kami akan langsung melakukan penindakan tegas sesuai hukum," ungkapnya.
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER