Kepala BNNK Simalungun Ungkap Besaran Anggaran Selama Berkegiatan di Tahun 2025
SIMALUNGUN, BEBASberita.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun, AKBP Suhana Sinaga mengatakan, selama tahun 2025 pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan terhadap penyalahguna narkotika di wilayah hukumnya. Pernyataan tersebut disampaikan AKBP Suhana dalam rilis akhir tahun yang digelar di Kantor BNNK Simalungun, Selasa (23/12/2025), lalu.
Selama bergiatan, lanjut Suhana, BNNK Simalungun telah menghabiskan anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Dana sebesar itu menurutnya, dipakai untuk melaksanakan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang tidak hanya di Kabupaten Simalungun tetapi kabupaten lainnya, seperti Tapanuli Utara.
“Sepanjang tahun 2025, BNNK Simalungun terus berkomitmen menjalankan Program P4GN secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor, baik di Kabupaten Simalungun maupun Kabupaten Tapanuli Utara,” ujar AKBP Suhana.
Suhana mengklaim, pengelolaan pada anggaran BNNK Simalungun berjalan efektif dan akuntabel. Dari pagu awal lebih dari Rp1,4 miliar, terjadi efisiensi anggaran sebesar Rp164 juta di penghujung tahun. Meski demikian, realisasi anggaran tetap mencapai lebih dari Rp1,2 miliar.
Semantara pada bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, BNNK Simalungun katanya, terdapat peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, sosialisasi P4GN secara tatap muka dilaksanakan sebanyak 165 kali dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Selain itu, deteksi dini penyalahgunaan narkoba dilakukan melalui tes urine terhadap 1.543 orang, dimana hasilnya terdapat 34 orang positif. “Upaya pencegahan terus kami masifkan melalui edukasi, pelibatan komunitas, serta penguatan kapasitas masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut AKBP Suhana juga mengungkapkan, disepanjang tahun 2025, tercatat ada 27 layanan assesmen terpadu dan case conference. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 orang direkomendasikan menjalani rehabilitasi, sementara empat orang lainnya diproses melalui jalur hukum.
Melalui pencapaian kinerja tersebut, BNNK Simalungun AKBP Suhana menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi narkotika secara berimbang demi mewujudkan masyarakat Simalungun yang bersih dari narkoba.
“Melalui TAT, kami memastikan setiap kasus ditangani secara tepat, baik dari perspektif hukum maupun medis dan psikososial. Empat orang tidak direkomendasikan rehabilitasi karena tidak memenuhi kriteria dan terindikasi masuk jaringan," pungkasnya.
Berdasarkan catatan, dalam hal capaian kinerja tata kelola keuangan tersebut BNNK Simalungun pernah meraih sejumlah penghargaan dari KPPN Pematangsiantar, antara lain peringkat cukup memuaskan yakni Peringkat 1 IKPA Terbaik Semester I dengan nilai 100 persen serta Peringkat 3 Pengelolaan Capaian Output Terbaik kategori jumlah rincian output di atas 15.
Editor : Igoen Josef
TERPOPULER